Jual Roda Scaffolding: Tipe, Ukuran, Spesifikasi, Kelebihan, dan Penerapannya

Scaffolding adalah struktur sementara yang digunakan untuk mendukung pekerja dan material di lokasi konstruksi. Salah satu komponen penting dari scaffolding adalah roda, yang memberikan fleksibilitas dan mobilitas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang roda scaffolding, mencakup tipe, ukuran, spesifikasi, kelebihan, dan penerapannya.  Jika Anda mencari tempat jual roda scaffolding, artikel ini juga merekomendasikan tempat jual scaffolding scaffolding terbaik.

Jual-Roda-Scaffolding-Tipe-Ukuran-Spesifikasi-Kelebihan-dan-Penerapannya-Teknoscaff-2

Pilih Scaffolding Teknoscaff

TeknoScaff jual roda scaffolding yang berkualitas dengan beragam tipe roda scaffolding yang sesuai untuk berbagai kebutuhan konstruksi, TeknoScaff memastikan setiap proyek dapat berjalan dengan aman dan efisien. Dukungan teknis profesional dan layanan pelanggan yang responsif menjadikan TeknoScaff pilihan terbaik bagi para profesional di industri konstruksi. Pilih TeknoScaff untuk memastikan proyek Anda terlaksana dengan standar keselamatan dan kualitas tertinggi. Hubungi kami untuk informasi selengkapnya atau bisa klik disini jika Anda ingin melihat produk-produk kami.

Tipe Roda Scaffolding

Ada beberapa tipe roda scaffolding yang biasa digunakan dalam industri konstruksi:

1. Roda Putar (Swivel Caster)

Swivel caster atau roda putar adalah jenis roda yang memiliki kemampuan berputar 360 derajat, memungkinkan scaffolding untuk bergerak ke segala arah dengan mudah. Roda ini sangat berguna dalam situasi di mana manuver yang fleksibel sangat dibutuhkan, seperti di lokasi konstruksi dengan ruang kerja yang terbatas atau penuh dengan hambatan. 

Kemampuan putar ini juga memungkinkan pekerja untuk menyesuaikan posisi scaffolding tanpa perlu mengangkat atau menggeser secara manual. Swivel caster biasanya dilengkapi dengan bantalan bola atau bantalan rol untuk memastikan pergerakan yang halus dan responsif. Meskipun demikian, roda putar mungkin kurang stabil dibandingkan roda tetap pada permukaan yang tidak rata atau ketika menahan beban yang sangat berat.

Baca Juga: Jual Tangga Scaffolding: Tipe, Ukuran, Kelebihan, dan Spesifikasinya

2. Roda Tetap (Rigid Caster)

Rigid caster atau roda tetap dirancang untuk bergerak maju dan mundur saja, tanpa kemampuan berputar ke samping. Roda ini menawarkan stabilitas yang lebih baik dibandingkan roda putar, terutama pada permukaan yang datar dan halus. Rigid caster cocok untuk aplikasi di mana scaffolding hanya perlu bergerak dalam satu arah atau di jalur lurus, seperti di koridor panjang atau area kerja yang memerlukan pergerakan minimal. 

Roda tetap biasanya terbuat dari bahan yang kuat dan tahan lama seperti baja atau poliuretan, yang mampu menahan beban berat tanpa mengalami deformasi. Meskipun kurang fleksibel dibandingkan roda putar, rigid caster memberikan keandalan dan kestabilan yang lebih baik dalam situasi tertentu.

3. Roda dengan Rem (Braked Caster)

Roda dengan rem atau braked caster adalah roda yang dilengkapi dengan mekanisme pengunci yang memungkinkan roda dikunci di tempatnya, memberikan stabilitas tambahan pada scaffolding. Mekanisme rem ini bisa berupa pedal kaki atau tuas tangan, yang mudah dioperasikan oleh pekerja untuk mencegah pergerakan yang tidak diinginkan. 

Roda dengan rem sangat penting dalam situasi di mana scaffolding perlu tetap diam saat pekerja sedang melakukan tugas-tugas yang membutuhkan ketelitian dan kestabilan, seperti pengecatan atau instalasi perangkat berat. Selain itu, braked caster membantu mengurangi risiko kecelakaan kerja dengan memastikan scaffolding tidak bergerak secara tiba-tiba. Keandalan dan keamanan tambahan yang ditawarkan oleh roda dengan rem membuatnya menjadi pilihan populer di banyak aplikasi konstruksi dan industri.

Baca Juga: Jual Scaffolding Modular: Tipe, Ukuran, Spesifikasi, Kelebihan, dan Penerapannya

Ukuran Roda Scaffolding

Roda scaffolding memiliki ukuran bervariasi tergantung pada aplikasi dan kebutuhan proyek konstruksi. Ukuran umum meliputi:

1. Ukuran 4 inci (10 cm)

Keuntungan: Kompak dan ringan, cocok untuk scaffolding ringan dan penggunaan dalam ruangan.

Kelemahan: Mungkin tidak cocok untuk permukaan yang tidak rata atau beban berat.

2. Ukuran 6 inci (15 cm)

Keuntungan: Ukuran menengah yang memberikan keseimbangan antara mobilitas dan stabilitas.

Kelemahan: Sedikit lebih berat dibandingkan roda yang lebih kecil.

3. Ukuran 8 inci (20 cm)

Keuntungan: Memberikan stabilitas yang lebih baik pada permukaan yang tidak rata.

Kelemahan: Lebih berat dan mungkin lebih sulit untuk digerakkan pada ruang yang sempit.

Baca Juga: 5 Jenis Scaffolding yang Harus Anda Tahu!

Spesifikasi Roda Scaffolding

Roda scaffolding memiliki spesifikasi teknis tertentu yang perlu diperhatikan:

1. Material Roda

  • Karet: Memberikan cengkeraman yang baik dan sedikit merusak permukaan lantai.
  • Polyurethane: Tahan lama dan cocok untuk beban berat serta penggunaan luar ruangan.
  • Nylon: Tahan terhadap kimia dan mudah digerakkan, namun bisa lebih keras di permukaan lantai.

2. Kapasitas Beban

  • Deskripsi: Kapasitas beban menunjukkan seberapa berat scaffolding dapat didukung oleh roda. Biasanya dinyatakan dalam kilogram atau pound.
  • Contoh: Roda dengan kapasitas beban 300 kg lebih cocok untuk penggunaan berat dibandingkan dengan roda dengan kapasitas 150 kg.

3. Sistem Rem

  • Deskripsi: Beberapa roda dilengkapi dengan sistem rem untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas.
  • Tipe: Rem pedal dan rem tangan.

Baca Juga: Steger Scaffolding: Pengertian dan Jenisnya

Kelebihan Menggunakan Roda Scaffolding

Mobilitas Tinggi: Memungkinkan pergerakan scaffolding dengan mudah dari satu tempat ke tempat lain tanpa perlu membongkar dan memasang ulang.

Efisiensi Kerja: Mempercepat waktu pengerjaan dengan memudahkan penyesuaian posisi scaffolding sesuai kebutuhan proyek.

Keamanan Tambahan: Roda dengan rem memberikan stabilitas ekstra, mengurangi risiko kecelakaan karena scaffolding yang tidak stabil.

Fleksibilitas dalam Penggunaan: Cocok untuk berbagai jenis proyek, baik dalam ruangan maupun luar ruangan.

Penerapan Roda Scaffolding

Roda scaffolding digunakan dalam berbagai situasi dan proyek konstruksi:

Konstruksi Bangunan: Memudahkan pergerakan scaffolding di sekitar lokasi konstruksi, baik di dalam gedung maupun di area terbuka.

Pekerjaan Renovasi: Ideal untuk proyek renovasi di mana scaffolding perlu dipindahkan secara berkala.

Pekerjaan Pemeliharaan: Berguna dalam pekerjaan pemeliharaan fasilitas seperti pengecatan, pembersihan jendela, dan perbaikan atap.

Penggunaan Industri: Digunakan dalam lingkungan industri untuk perbaikan mesin, pemasangan sistem, dan pekerjaan pemeliharaan lainnya.

Baca Juga: Jual Catwalk Scaffolding: Tipe, Ukuran, Kelebihan, dan Spesifikasinya

Kesimpulan

Roda scaffolding adalah komponen vital yang memberikan mobilitas dan fleksibilitas pada struktur scaffolding. Memilih tipe, ukuran, dan spesifikasi roda yang tepat sangat penting untuk memastikan efisiensi dan keamanan dalam proyek konstruksi. Dengan memahami kelebihan dan penerapannya, pengguna dapat memaksimalkan penggunaan roda scaffolding sesuai dengan kebutuhan spesifik proyek mereka.

Jika Anda mencari tempat jual roda scaffolding yang terpercaya dan berkualitas, pastikan untuk memilih pemasok yang menyediakan produk dengan standar keselamatan tinggi dan layanan purna jual yang memadai.

PT. Teknometal Konstruksi Utama adalah vendor penyedia scaffolding, jual roda scaffolding dan shoring systems dengan merk TEKNO untuk kebutuhan proyek konstruksi seperti infrastruktur, gedung, energi, dan migas. Jika Anda membutuhkan jasa scaffolding dan shoring system dapat menghubungi WhatsApp : 0811 998 057 atau Email : info@teknoscaff.com.